Apa itu Headhunter?

Headhunter adalah perusahaan, agen, atau perorangan, yang menyediakan jasa konsultasi dan rekrutmen karyawan untuk peran strategis, manajerial, atau level C-suite. 

Berbeda dengan HR yang bertanggung jawab mengisi peran kosong di seluruh departemen/divisi dalam perusahaan, head hunter merupakan spesialis yang ahli merekrut pekerja dengan bidang dan keterampilan yang spesifik.

Headhunter disewa oleh perusahaan dan berorientasi pada kepuasan klien sebagai pengguna tenaga kerja. Meski terkesan menjadi penghubung antara calon karyawan dengan perusahaan, sebenarnya mereka bekerja berdasarkan kebutuhan perusahaan klien. 

Mereka juga mesti lihai “membajak” top talent dari sebuah perusahaan untuk berpindah kerja ke perusahaan klien. Skill dalam memengaruhi dan membujuk kandidat ini tidak dimiliki perekrut HR perusahaan pada umumnya. 

Untuk Anda profesional yang sedang melakukan job hunting, menggunakan jasa headhunter akan dapat memberikan hasil yang optimal. Ini karena headhunter dapat membantu para profesional agar lebih cepat mendapatkan pekerjaan. Bahkan, Anda bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan dengan bayaran tinggi.

Selain itu, headhunter pasti memiliki jaringan yang luas, di mana ini juga memudahkan profesional dalam menemukan pekerjaan yang diimpikan. Kemudian, ada satu lagi keuntungannya menggunakan jasa headhunter, yaitu Anda bisa mengetahui informasi lengkap mengenai job desc sampai gaji dengan amat sangat jelas serta transparan. Tentu ini lebih menguntungkan.

 

Cara kerja headhunter pada umumnya

1 ) Mereka tidak bekerja untuk kandidat

Kebanyakan kandidat (job seeker) salah mengartikan bahwa dengan menghubungi atau mengirim CV mereka ke headhunter akan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan dengan posisi yang diinginkan. Prinsip kerja rekruter profesional tidak seperti itu mereka hanya akan mengindentifikasi para kandidat melalui track record di perusahaannya, ataupun dari sosial media seperti linkedin ataupun facebook at work, jadi satu-satunya cara untuk mendapatkan perhatian dari headhunter dan masuk ke dalam daftar pencariannya adalah dengan memasang CV sebaik mungkin di sosial media dan memilki prestasi.

2 ) Headhunter bekerja sesuai kebutuhan klien

Seperti yang dibahas diatas headhunter bekerja sesuai permintaan kliennya, jadi mereka akan terlibat ke dalam semua proses kualifikasi (bukan hanya sekedar identifikasi kandidat). Mulai dari penilaian karakteristik, kemudian penilaian kepribadian kandidat, dan keterampilan yang disesuaikan dengan permintaan klien. Headhunter juga akan mengatur jadwal wawancara kandidar dengan user klien. Headhunter akan terus mengawal hingga kandidat lolos proses wawancara dan masuk ke dalam masa uji coba atau probation.

3 ) Headhunter tidak mengawal proses negosiasi gaji

Walaupun kandidat akan ditangani hingga masa probation oleh headhunter namun saat proses negosiasi gaji itu hanya akan menjadi urusan kandidat dan HRD. Dan tidak akan ada pemungutan biaya sama sekali yang dilakukan oleh headhunter kepada kandidat setelah negosiasi gaji. headhunter hanya akan menagihkan pembayaran kepada klien (perusahaan) sesuai perjanjian yang telah disepakati