Apa itu Creative Thinking?

Creative thinking dapat diartikan sebagai kemampuan untuk berpikir secara luas dan bahkan di luar kebiasaan. Kreativitas dalam seorang individu ditunjukkan dari kemampuannya melihat berbagai sisi.

Istilah keren untuk seseorang yang mampu berpikir secara kreatif adalah ‘out of the box’. Menelurkan ide dan gagasan yang ‘out of the box’ adalah skill istimewa. Buah pemikiran di luar batas tersebut tentunya akan bermanfaat.

Kemampuan berpikir kreatif pada karyawan diharapkan dapat menghasilkan penyelesaian atas suatu persoalan (problem solving). Dalam lingkup perusahaan, orang-orang dengan jabatan setingkat manajer atau di atasnya umumnya memiliki cara berpikir yang kreatif.

Mereka mampu menghadirkan solusi atas berbagai kendala dalam pekerjaan. Sehingga semua tugas dapat terselesaikan dengan baik. Selain itu, kreativitas juga dapat memicu terciptanya suatu kreasi baru.

Misalnya dalam bentuk produk, layanan bagi pelanggan, hingga aktivitas yang dapat meningkatkan performa tim. Pada akhirnya, ini akan mendorong kinerja karyawan secara menyeluruh. Sehingga berdampak positif bagi perusahaan.

Tidak mengherankan jika perusahaan selalu mencari kandidat karyawan baru dengan keterampilan creative thinking ini. Oleh sebab itu, tim HR yang bertugas dalam rekrutmen karyawan baru perlu melihat potensi tersebut pada tiap pelamar.

5 Keterampilan Teratas dari Creative Thinking

Nah setelah kita memahami pengertian dari creative thinking, sekarang saatnya bagi kita untuk mengenal dan memahami contoh-contoh keterampilan apa saja yang termasuk ke dalam creative thinking. ada 5 keterampilan teratas dari creative thinking yang perlu kita ketahui dan pelajari, sehingga kita bisa memiliki teknik berpikir kreatif yang baik. Apa saja ya? Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini.

  1. Keterampilan Analitik (Analytical).
    Keterampilan pertama yang perlu kita miliki dalam creative thinking adalah berupaya untuk memahami suatu hal sebelum kita mengambil keputusan apapun. Kemampuan untuk memahami ini disebut sebagai keterampilan analitik atau analytical. Kita perlu mengetahui suatu hal dengan sangat cermat, detail dan memahami apa arti dari suatu permasalahan atau perihal yang sedang kita hadapi.
  2. Keterampilan dalam Berpikir secara Terbuka (Open-Minded). 
    Keterampilan kedua yang kita perlukan untuk meningkatkan creative thinking adalah berusaha untuk berpikir terbuka atau memiliki pola pikir yang open-minded. Kita harus berani untuk menyingkirkan segala opini (asumsi) buruk atau pikiran bias yang mungkin kita miliki selama ini. Disadari atau tidak, semua pemikiran negatif seperti itu hanya akan menghalangi kita dari keterampilan creative thinking.
  3. Keterampilan Penyelesaian Masalah yang Baik (Problem Solving). 
    Bagaimana dengan keterampilan ketiga? Keterampilan teratas selanjutnya yang tidak kalah penting adalah keterampilan dalam menyelesaikan permasalahan dengan baik atau yang biasa kita sebut sebagai problem solving skills. Dalam hal ini, pemimpin dan perekrut bukan hanya ingin memiliki karyawan yang selalu memberikan ide-ide kreatif dan cemerlang. Namun, mereka juga ingin para karyawan dapat menyelesaikan permasalahan mereka dengan cara yang kreatif, sehingga penyelesaian masalah dapat dilakukan secara baik.
  4. Keterampilan dalam Berorganisasi (Organization). 
    Dengan berorganisasi, kita akan terdorong untuk terus berpikir maju dan tertantang untuk menciptakan ide-ide baru yang berkaitan dengan kehidupan banyak orang. Selain itu, kita juga akan memiliki pola pikir atau mindset yang luas, karena dengan berorganisasi kita tersadar bahwa kehidupan bukan hanya tentang diri kita seorang.
  5. Keterampilan dalam Berkomunikasi (Communication). 
    Terakhir, keterampilan yang bisa membantu meningkatkan creative thinking kita adalah keterampilan dalam berkomunikasi atau communication skills. Logikanya, kita akan merasa kesulitan untuk menjelaskan ide-ide kreatif kita kepada orang lain, jika kita tidak memiliki keterampilan yang baik dalam mengkomunikasikannya. Misalnya, kita sudah memiliki ide-ide cemerlang yang akan kita presentasikan di depan calon klien atau calon vendor. Namun karena kita terlihat sangat kaku dan terbata-bata dalam menyampaikan presentasi tersebut, akhirnya calon vendor atau klien kita menjadi sulit percaya terhadap apa yang kita sampaikan. Jadi untuk memiliki creative thinking yang baik, kita perlu memiliki keterampilan komunikasi yang baik juga.

Apa Pentingnya Cara Berpikir Kreatif bagi Karyawan?

  1. Menciptakan Produk Lebih Unggul
  2. Menghandle Berbagai Situasi
  3. Meningkatkan Optimisme
  4. Menyebarkan Semangat secara Luas

Tips Cara Melatih Berpikir Kreatif

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, bagaimana cara untuk melatih kemampuan creative thinking? Berikut ini beberapa tipsnya.

  1. Mempertanyakan Berbagai Aspek
  2. Menggabungkan Perspektif
  3. Mengamati Sekitar

Bagaimana Cara Membangun Creative Thinking?

Menurut The Innovator’s DNA, ada 4 elemen kunci dalam membangun creative thinkingskill, apa saja itu? Yuk simak bacaan dibawah ini :

Associating

Menggabungkan sejumlah perspektif dari berbagai bidang atau disiplin yang berbeda untuk menimbulkan suatu gagasan atau hal baru yang inovatif.

Seperti kata sang dewa inovasi, Steve Jobs – “Creativity is connecting things”.

Questioning

Seorang filsuf, Plato berkata “kecerdasan seseorang tidak diukur melalui jawaban yang ia berikan, namun dari keterampilan dalam meracik sebuah pertanyaan”.

Seseorang yang memiliki creative thinking adalah mereka yang selalu bertanya: why, why not dan what if? Hal tersebut digunakan mereka sebagai clue untuk  mendapatkan beraneka gagasan baru.

Observing

Tahukah kamu, pada tahun 2013, seorang pria lulusan ITB berhasil menciptakan teknologi menggunakan network operation center dalam bidang peternakan yaitu efishery. Teknologi ini dibuat untuk mengatur dan mengatasi masalah biaya pakan ikan yang tidak teratur pada saat itu.

Efishery terbentuk karena pemiliknya memiliki kemampuan observasi terhadap lingkungan sekitarnya dan melihat masalah sebagai peluang yang bagus.

Kemampuan observasi dan ketajaman dalam melihat peluang inovasi merupakan DNA yang melekat pada mereka yang memiliki creative thinking.

Experimenting

Kalian pasti pernah mendengar kisah Thomas Alva Edison, sang pencipta bohlam lampu pertama kali, kan? Beliau dikenal sebagai orang yang melakukan eksperimen hingga 2000 kali lho sebelum akhirnya menciptakan lampu.

Creative thinker adalah mereka yang tidak mengenal kata takut untuk mencoba serta melakukan hal-hal yang baru.

.